Recent Posts

RAZIA DI POLSEK PALLANGGA

Kepolisian Sektor Palangga bersama Sat Lantas Polres Gowa menggelar operasi secara stasioner di depan Mapolsek Palangga, Jl. Poros Palangga, Sabtu (13/9/2014),  puluhan kendaraan roda dua dari arah Makassar diarahkan masuk kedalam halaman Polsek untuk diperiksa kelengkapan surat-suratnya, termasuk truk.

Opini Polri Berada di Bawah Kementerian?


Tidak setuju jika Polri berada di bawah kementerian, lebih baik seperti sekarang ini Polri di bawah Presiden langsung. Hal ini dikemukakan Direktur Imparsial Poengky Indarti , Kamis (11/12/2014) menanggapi adanya wacana Polri di bawah Kementerian .
Saya sampai saat ini belum melihat urgensinya. Justru menurut saya nantinya akan terjadi tumpang-tindih dengan pekerjaan lain.
Saya menolak polisi di bawah kementerian karena menteri-menteri banyak yang berasal dari kalangan partai politik sehingga tidak netral,bisa dimainkan parpol.
Nanti saya khawatir kalau di bawah Kementerian Dalam Negeri malah akan menganggu proses penegakan hukum.
Kata Poengky pernah ada dalam sejarah Indonesia saat itu Polridi bawah Kementerian Dalam Negeri sekitar tahun 1946, namun saat itu tidak terlihat hasilnya mengingat upaya ini dilakukan hanya dalam waktu yang singkat.
"Saya tidak setuju, saya menentang keras jika ada wacana meletakkan polisi di bawah Kemhan. Kalau polri dimasukkan dalam Kementerian Pertahanan malah akan kembali ke jaman Orde Baru militeristik, disatukan dengan TNI di bawah Menhankam. Ini mengkhianati reformasi polisi dan reformasi TNI." kata Poengky.
Sebagai gambaran kata Poengky, jika polisi digabungkan dengan TNI pada saat latihan ,itu saja akan sangat berpengaruh kepada mainset mereka. (Sumber : Tribunnews)

Polsek Somba Opu Gelar Razia di Lapangan Syekh Yusuf

Sejumlah anggota Kepolisian Sektor Somba Opu tiba-tiba melakukan razia geng motor di Lapangan Syekh Yusuf Discovery Gowa, Sabtu (11/1) malam.
Saat tiba dilokasi, seorang pengendara motor langsung kabur sambil mengendarai motornya yang sedang terparkir bersama temannya yang lain.
Anggota lalu menggeledah para remaja. Mulai dari baju, motor dan bagasinya. Namun tidak ditemukan barang mencurigakan.
Polisi juga menyisir lokasi-lokasi sekitar lapangan yang sering dijadikan tempat berbuat mesum.
Setelah berkeliling memantau, anggota pun meninggalkan lokasi.

Organisasi Polri » Sejarah Polri


LAHIR, tumbuh dan berkembangnya Polri tidak lepas dari sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sejak Proklamasi. Kemerdekaan Indonesia, Polri telah dihadapkan pada tugas-tugas yang unik dan kompleks. Selain menata keamanan dan ketertiban masyarakat di masa perang, Polri juga terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah dan berbagai opersai militer bersama-sama satuan angkatan bersenjata yang lain. Kondisi seperti ini dilakukan oleh Polri karena Polri lahir sebagai satu-satunya satuan bersenjata yang relatif lebih lengkap. Hanya empat hari setelah kemerdekaan, tepatnya tanggal 21 Agustus 1945, secara tegas pasukan polisi segera memproklamirkan diri sebagai Pasukan Polisi Republik Indonesia dipimpin oleh Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin di Surabaya, langkah awal yang dilakukan selain mengadakan pembersihan dan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang yang kalah perang, juga membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat maupun satuan-satuan bersenjata yang sedang dilanda depresi dan kekalahan perang yang panjang. Tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu yang didalamnya juga terdapat ribuan tentara Belanda menyerbu Indonesia dengan dalih ingin melucuti tentara Jepang. Pada kenyataannya pasukan sekutu tersebut justru ingin membantu Belanda menjajah kembali Indonesia. Oleh karena itu perang antara sekutu dengan pasukan Indonesiapun terjadi dimana-mana. Klimaksnya terjadi pada tanggal 10 Nopember 1945, yang dikenal sebagai "Pertempuran Surabaya". Tanggal itu kemudian dijadikan sebagai hari Pahlawan secara Nasional yang setiap tahun diperingati oleh bangsa Indonesia Pertempuran 10 Nopember 1945.di Surabaya menjadi sangat penting dalam sejarah Indonesia, bukan hanya karena ribuan rakyat Indonesia gugur, tetapi lebih dari itu karena semangat heroiknya mampu menggetarkan dunia dan PBB akan eksistensi bangsa dan negara Indonesia di mata dunia. Andil pasukan Polisi dalam mengobarkan semangat perlawanan rakyat ketika itupun sangat besar.alam menciptakan keamanan dan ketertiban didalam negeri, Polri juga sudan banyak disibukkan oleh berbagai operasi militer, penumpasan pemberontakan dari DI & TII, PRRI, PKI RMS RAM dan G 30 S/PKI serta berbagai penumpasan GPK. Dalam perkembangan paling akhir dalam kepolisian yang semakin modern dan global, Polri bukan hanya mengurusi keamanan dan ketertiban di dalam negeri, akan tetapi juga terlibat dalam masalah-masalah keamanan dan ketertiban regional maupun internasional, sebagaimana yang di tempuh oleh kebijakan PBB yang telah meminta pasukan-pasukan polisi, termasuk Indonesia, untuk ikut aktif dalam berbagai operasi kepolisian, misalnya di Namibia (Afrika Selatan) dan di Kamboja (Asia).

Organisasi Polri » Tentang Polri

Tentang Polri Kemandirian Polri diawali sejak terpisahnya dari ABRI tanggal 1 April 1999 sebagai bagian dari proses reformasi haruslah dipandang dan disikapi secara arif sebagai tahapan untuk mewujudkan Polri sebagai abdi negara yang profesional dan dekat dengan masyarakat, menuju perubahan tata kehidupan nasional kearah masyarakat madani yang demokratis, aman, tertib, adil dan sejahtera. Kemandirian Polri dimaksud bukanlah untuk menjadikan institusi yang tertutup dan berjalan serta bekerja sendiri, namun tetap dalam kerangkan ketata negaraan dan pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia yang utuh termasuk dalam mengantisipasi otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang No.22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan Undang-undang No.25 tahun 1999 tentang Perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Pengembangan kemampuan dan kekuatan serta penggunaan kekuatan Polri dikelola sedemikian rupa agar dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Polri sebagai pengemban fungsi keamanan dalam negeri. Tugas dan tanggung jawab tersebut adalah memberikan rasa aman kepada negara, masyarakat, harta benda dari tindakan kriminalitas dan bencana alam. Upaya melaksanakan kemandirian Polri dengan mengadakan perubahan-perubahan melalui tiga aspek yaitu:
  1. Aspek Struktural: Mencakup perubahan kelembagaan Kepolisian dalam Ketata negaraan, organisasi, susunan dan kedudukan.
  2. Aspek Instrumental: Mencakup filosofi (Visi, Misi dan tujuan), Doktrin, kewenangan,kompetensi, kemampuan fungsi dan Iptek.
  3. Aspek kultural: Adalah muara dari perubahan aspek struktural dan instrumental, karena semua harus terwujud dalam bentuk kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat, perubahan meliputi perubahan manajerial, sistem rekrutmen, sistem pendidikan, sistem material fasilitas dan jasa, sistem anggaran, sistem operasional.
Berkenaan dengan uraian tugas tersebut, maka Polri akan terus melakukan perubahan dan penataan baik di bidang pembinaan mau pun operasional serta pembangunan kekuatan sejalan dengan upaya Reformasi...

INFORMASI UMUM

REFORMASI BIROKRASI POLRI

SABHARA

OPERASIONAL

FUNGSI BINMAS

KEPOLISIAN SEKTOR TINGGIMONCONG

KEPOLISIAN SEKTOR TOMPOBULU

KEPOLISIAN SEKTOR TOMBOLOPAO

KEPOLISIAN SEKTOR BUNGAYA

KEPOLISIAN SEKTOR MANUJU

KEPOLISIAN SEKTOR BIRINGBULU

KEPOLISIAN SEKTOR PARANGLOE

KEPOLISIAN SEKTOR BONTOMARANNU

KEPOLISIAN SEKTOR BONTONOMPO

KEPOLISIAN SEKTOR BAJENG

KEPOLISIAN SEKTOR BAROMBONG

KEPOLISIAN SEKTOR PALLANGGA

KEPOLISIAN SEKTOR SOMBA OPU

TIPS MENGEMUDI PADA SAAT HUJAN

Periksalah ban anda dengan teratur

Selalu cek ban anda sebelum mengemudi. Periksalah hal berikut dengan cermat: Jaga tekanan udara ban. Tekanan udara yang betul diatur oleh pabrik mobil dan dapat ditemukan di balik pintu, kotak samping pintu, kotak dashboard atau pintu bahan bakar. Juga tertulis di buku manual. Angka yang tercetak di sisi ban bukan tekanan udara yang di rekomendasikan bagi ban anda…hal itu adalah kemampuan ban menerima beban maksimal tekanan udara. Anda harus melakukan pengecekan tekanan setidaknya sekali sebulan. Cek juga kedalaman tapak. Tapak yang baik akan melindungi anda dari tergelincir/slip dan aquaplaning/genangan/banjir.

Hindari mengebut

Saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak yang membuat jalan menjadi licin dan mudah tergelincir. Cara terbaik menghindarinya dengan mengemudi perlahan-lahan. Hal ini akan mempermudah ban anda menyesuaikan dengan perubahan cuaca, untuk daya cengekeram lebih baik.

Mengendalikan mobil saat tergelincir

Tergelincir dapat terjadi pada semua pengemudi. Apabila anda mengalaminya, ingatlah untuk tidak menginjak rem mendadak. Jangan menginjak rem berulang-ulang bila mobil ande dilengkapi anti-lock braking system (ABS). Melainkan, injaklah rem dengan hati-hati dan tekanan yang tepat agar stir dan rem dapat menyesuaikan dengan keadaan saat tergelincir.

Jaga jarak dengan kendaraan di depan

Mengemudi saat jalan basah disarankan agar berhati-hati – stir, (clutch), rem dan pedal gas – dan hal-hal yang membahayakan. Saat anda memulai perjalanan dalam cuaca hujan, sepatu anda bisa basah dan licin saat menginjak pedal gas. Keringkan alas kaki anda sebelum mengendarai mobil.Kendaraan harus dalam kondisi baik, ceklah kondisi lampu besar, lampu samping, lampu rem dan sistim indicator bekerja baik. Saat hujan melakukan pengereman akan menjadi tiga kali lebih lama dibandingkan saat kering/panas. Perhatikan jarak kendaraan, karena anda perlu berada di belakang mobil yang berada dihadapan anda dengan jarak lebih jauh. Jagalah jarak setidaknya dua mobil di depan anda sehingga terdapat jarak yang cukup.

Ikutilah jalur kendaraan di depan anda

Hindari menggunakan rem. Berusahalah untuk mengurangi kecepatan dengan mengurangi tekanan pada pedal gas. Nyalakan lampu besar, sekalipun hujan rintik2. Bukan hanya anda yang akan mudah melihat, namun kendaraan lain juga akan mudah melihat anda.
Persiapkan perjalanan anda
Mengemudi saat hujan memerlukan perlakuan yang hati-hati terhadap alat-alat penting dalam mengemudi – stir – (clutch), rem dam pedal gas – dan kemungkinan kesalahan lain yang bisa terjadi. Saat anda memulai perjalanan dalam kondisi hujan, alas sepatu anda bisa saja basah dan licin saat menginjak pedal gas. Keringkan alas sepatu anda sebelum mulai mengemudi. Lakukan pengecekan rutin pada fungsi lampu besar, lampu samping, lampu rem dan sistim indicator bekerja dengan baik.

Bagaimana menghindari dan mengendalikan aquaplaning – banjir ?

Aquaplanning dapat terjadi saat air yang berada di depan anda mengalir kencang menuju ban anda yang dapat mengangkat ban anda dan mengarahkannya keluar jalur. Tekanan air dapat mengakibatkan mobil anda meluncur dan mengambang dikarenakan adanya air diantara jalan dan ban. Pada sat ini, kendaraan anda tidak dapat menyentuh jalan/mengambang, dan anda dalam keadaan bahaya yang dapat menyebabkan tergelincir atau hanyut keluar dari jalur. Untuk menghindari aquaplaning jagalah tekanan ban, gantilah ban anda bila tidak lagi layak dipakai, pelankan kendaraan saat jalanan basah, hindari genangan air. Cobalah mengikuti jalur mobil yang ada di depan anda. Bila anda terjebak dalam aquaplaning, jangan menginjak ban mendadak. Hal ini dapat mengakibatkan anda tergelincir. Kurangi takanan gas anda hingga mobil melambat dan anda dapat merasakan mobil anda menyentuh tanah kembali. Bila anda perlu menginjak rem, lakukan perlahan dengan gerakan memompa. Bila mobil anda memiliki ABS, rem-lah seperti biasa, computer mobil anda akan melakukan mimic action, saat diperlukan.

Bila hujan lebat, berhentilah !

Hujan lebat dapat mengganggu wiper anda, air hujan yang deras akan menutup kaca depan mobil anda. Saat pendangan menjadi terbatas dan anda tidak dapat melihat bahu jalan atau kendaraan lain dengan jarak yang aman, saatnya anda untuk menepi dan menunggu hujan reda. Berhentilah pada tempat yang aman dan tepat. Bila harus berhenti di bahu jalan, berhentilah secepatnya dan tunggu hingga badai mereda. Tetap nyalakan lampu besar dan lampu hazard agar mudah terlihat 
kendaraan lain.

Hujan pertama membuat jalan sangat licin

Hujan pertama membuat sulit mengemudi, karena tanah, minyak dari jalan bercampur dengan air dan membentuk lapisan yang licin. Pengemudi berpengalaman akan mengurangi kecepatan, dan berhati-hati pada saat-saat awal hujan turun.

Udara mendung mengurangi jarak pandang

Berhati-hatilah saat melewati kendaraan lain

Keringkan rem anda setelah terkena air

Bila saat anda mengemudi melewati genangan air yang cukup dalam, rem anda akan basah, ijaklah rem anda perlahan untuk mengeringkannya.

Jangan mengemudi bila lelah

Berhentilah setidaknya beberapa jam setelah mengemudi untuk beristirahat

Sumber : goodyear-indonesia

Akses Utama Dari Kab. Gowa ke Makassar dan Sebaliknya

Jl. Sultan Hasanuddin merupakan akses utama untuk masuk ke Kabupaten Gowa dan menuju Kabupaten lainnya setelah Kabupaten Gowa begitupun sebaliknya untuk ke arah makassar. Pada pagi hari mulai dari jam 06.30 s/d 09.00 wita kepadatan arus yang datang dari arah barat untuk masuk ke Makassar pada jalan ini sangat tinggi kondisi sebaliknya terjadi pada sore hari menjelang malam mulai dari jam 16.30 s/d 20.00 wita, kondisi ini di perparah yang mana saat ini beberapa jalan alternatif masih dalam pemeliharaan atau perbaikan, guna mengantisipasi terjadinya kepadatan panjang yang berimbas pada terjadinya kemacetan, Personil Sat Lantas Polres Gowa pada jam - jam padat tersebut telah di gelar dan sekaligus kami himbau kepada pengguna jalan khususnya sepeda motor yang melintas pada Jl. Sultan Hasanuddin ini agar tetap menggunakan lajur paling kiri dan tetap menyalakan lampu utama pada siang hari.

Serah Terima beberapa Jabatan di jajaran Polres Gowa

Mutasi merupakan fenomena yang biasa terjadi di sebuah organisasi sama halnya yang terjadi di lingkungan Polri khususnya di Polres Gowa yang mana berdasarkan Keputusan dan Surat Telegram Pimpinan tertinggi di jajaran Polda Sulselbar telah terjadi perubahan atau pergeseran posisi di internal Polres Gowa, perubahan posisi jabatan tersebut antara lain terjadi pada jabatan Kabag Ops Polres Gowa, Kasat Binmas Polres Gowa dan Kasat Lantas Polres Gowa serta tiga jabatan Kapolsek di jajaran Polres Gowa dan beberapa Perwira Pertama. Menindak lanjuti Mutasi Kapolda Sulselbar tersebut pada hari ini Sabtu 29/11/2014 bertempat di Mapolres Gowa telah dilaksanakan serah terima jabatan, Kapolres Gowa sebagai Irup dalam acara serah terima memberikan pesan singkat namun sangat syarat akan makna yaitu “bahwa setiap posisi jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat yang lama tentunya ada hal positif yang dapat diambil, dan dapat dikombinasikan atau dikomparasikan oleh pejabat yang baru guna merumuskan pelaksanaan tugas yang lebih baik, efisien dan optimal serta dapat dirasakan langsung oleh masyarakat” pesan yang disampaikan oleh orang nomor satu di jajaran Polres Gowa ini seolah – olah memberikan sinyalemen bahwa dengan bergantinya pimpinan maka pelaksanaan tugas seyogyanya harus lebih baik dari sebelumnya. Apa yang disampaikan oleh Kapolres Gowa ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi setiap pejabat baru khusus bagi Satlantas Polres Gowa yang mana diketahui bahwa seiring dengan perkembangan jaman maka komplektifitas permasalahan lalu lintas juga terus berkembang dan di bawah kepemimpinan Kasat Lantas yang baru AKP Amin Toha, S.Sos,M.H. Apa yang menjadi harapan pimpinan terlebih harapan masyarakat untuk terciptanya situasi Kamseltibcar lantas yang lebih kondusif mudah-mudahan dapat tetap terwujud. Selamat datang AKP Amin Toha, S.Sos,M.H dan selamat kepada AKP H. Muh. Anwar, S.Sos , banyak hal yang positif yang beliau tinggalkan untuk jajaran Sat Lantas Polres Gowa

Pengungkapan Jaringan Tindak Pidana Curanmor

Unit Khusus Sat Reskrim Polres Gowa berhasil mengungkap lagi satu Jaringan Tindak Pidana Curanmor sekaligus mengamankan lel. AG (28 thn) warga Sanrangang Ds. Je’netallasa Kec. Pallangga Kab. Gowa, penangkapan Lel. AG merupakan hasil pengembangan lidik dari beberapa informasi yang telah dimiliki oleh Unit Khusus Sat Reskrim Polres Gowa yang di kepalai oleh Aiptu Paulus Malelak, S.H.,M.H. “yang bersangkutan telah lama menjadi sasaran dan target kami” terang Kanit Kanit Khusus. dan dari hasil pengungkapan ini dari tangan lel. AG di dapatkan beberapa barang bukti yang telah di amankan di Mapolres Gowa yaitu :


1. Honda Beat Warna Putih Nomor Mesin : JFD2E3096237
2. Suzuki Satria FU Warna Biru Putih Nomor Mesin : J427ID130199 
3. Yamaha Mio Sporty Warna Hijau Nomor Mesin : 28D 3604924
4. Yamaha Vixion Warna Putih Nomor Mesin : 3C11047239
5. Yamaha Mio Soul Warna putih Nomor Mesin : 14D646697
6. Yamaha Vixion Warna Hitam Nomor Mesin : 3C1484670. 
7. Yamaha Jupiter Warna Hitam Nomor Mesin : 5LM012477
8. Yamaha Jupiter Warna Hitam Nomor Mesin : 2P2145287
9. Yamaha Mio Soul Warna Hitam Nomor Mesin : 14D956964
10.Suzuki Satria FU Warna Merah Hitam Nomor Mesin : G420ID523814
11.Kawasaki Ninja RR Warna Biru Nomor Mesin : KR150EEA63647


Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa pengakuan lel. AG kendaraan tersebut di atas merupakan hasil curian dari Lel. RB, sementara pada kesempatan yang sama Brigadir Yusran Jafsur salah satu penyidik Unit Khusus Sat Reskrim Polres Gowa yang memulai karirnya di Kepolisian sejak tahun 2002 mengatakan bahwa “dari ciri identitas Tipe,Merek dan Nomor Mesin kendaraan tersebut kami berharap kepada masyarakat agar kiranya dapat mengecek bukti kepemilikan kendaraannya yang telah hilang dan jika sesuai silahkan datang ke Mapolres Gowa (Unit Khusus Sat Reskrim) untuk pencocokan sekaligus tidak lupa membawa bukti pelaporan kehilangan kendaraannya, jika cocok kami akan proses untuk pengembalian kepada yang berhak” di tambahkan juga olehnya bahwa masyarakat agar senantiasa berhati-hati dalam memarkir kendaraannya karena Curanmor masih salah satu kejahatan yang sangat meresahkan dan merugikan banyak masyarakat.

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gowa

Perkembangan tugas dan wewenang Polisi Lalu Lintas semakin hari semakin kompleks, sejalan dengan pandangan akan tugas Polisi Lalu Lintas yang harus mampu melaksanakan tugas dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Untuk mengimbangi beban tugas dan tanggung jawab yang di emban oleh Polisi Lalu Lintas ini maka tentunya perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sumber daya Polisi lalu lintas yang profesional dan salah satu kegiatan untuk meningkatkan keterampilan sumber daya Polisi Lalu Lintas tersebut adalah sebagaimana telah diprogramkan Polri yaitu melalui pelatihan, pendidikan kejuruan (dasar dan lanjutan) yang diselenggarakan baik pada tingkat Polda ataupun Mabes Polri. Tak terkecuali pada tingkat kewilayahan, juga harus melaksanakan berbagai macam pelatihan – pelatihan internal baik dalam bentuk pemberian materi (sosialisasi), praktek ataupun simulasi, hal sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2010 tentang Pelatihan Polri.
Berdasarkan hal tersebut Satuan Lalu Lintas Polres telah menyusun Rencana Latihan Tahunan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas untuk peningkatan SDM personil Sat Lantas Polres Gowa, dan sebagai realisasi rencana latihan pada Minggu ke II, pada hari Jumat, 10 Januari 2014 Sat Lantas Polres Gowa melaksanakan apel lebih cepat dari biasanya jika biasanya apel di laksanakan tepat pukul 06.00 wita, pada hari Jumat, 10 Januari 2014 ini dilaksanakan 10 menit lebih cepat yaitu pada jam 05.50 wita. Tujuannya karena hari ini Jumat, 10 Januari 2014 ini merupakan jadwal untuk melaksanakan latihan Dril 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Latihan Dril yang dilaksanakan di Mapolres Gowa ini sendiri tidak dilaksanakan lama hanya sekitar 10 menit “namun paling tidak personil lalu lintas Polres Gowa tidak lupa akan bagaimana bentuk pengaturan lalu lintas yang baik dan benar sehingga pelaksanaan tugas dalam rangka pemberian pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan dirasakan manfaatnya” kata Kasat Lantas Polres Gowa AKP Muh. Anwar, S.Sos

Keikutsertaan Polres Gowa dalam Pameran dan Bazaar BKM “Tumanurung” Kabupaten Gowa

Polres Gowa 17/10/14. Pameran merupakan bentuk metode penyuluhan yang dapat digunakan dalam memanfaatkan momen yang terjadi di lingkungan masyarakat, misalnya pada hari kemerdekaan Republik Indonesia dan hari- hari besar lainnya atau dalam rangka mengimplementasikan dan mensosialisasikan sebuah program, adanya pameran pada hari-hari penting tersebut, tentunya dapat memunculkan animo stake holder untuk turut merayakannya dan masyarakat dengan mendatangi tempat pameran yang sedang berlangsung. 
Pameran diartikan sebagai penyajian visual dengan benda-benda dua dan tiga dimensi, dengan maksud mengkomunikasikan ide atau informasi kepada orang banyak (Sulaiman,1988). Pameran merupakan suatu usaha untuk memperlihatkan secara sistematis model, contoh, barang sesungguhnya, peta atau gambar pada suatu tempat tertentu dalam suatu urutan tertentu untuk menumbuhkan perhatian pengunjung. Dengan demikian, hampir segala jenis media dapat ditampilkan dalam pameran.
Memahami nilai strategis kegiatan pameran, dalam rangka program Pameran dan Bazaar Forum BKM “Tumanurung” Kabupaten Gowa yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16 s/d 17 Oktober 2014 yang bertempat di Pelataran Parkir Lapangan Discovery Syekh Yusuf , Polres Gowa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut bersama dengan beberapa Stan-Stan lainnya telah ikut serta dengan harapan masyarakat dapat lebih mengenal fungsi, peranan dan tugas Polri secara benar, yang pada akhirnya dapat lebih mendekatkan Polri dengan Masyarakat sebagai Mitra (Partnership Building).

INFO KAMTIBMAS

Diberdayakan oleh Blogger.

Random Posts